Selasa, 09 Oktober 2012

Tapi..

Manis, 
tapi menyakitkan memandangnya
Anggun, 
tapi tertusuk menyentuhnya
Damai wajahnya, 
tapi gelisah memikirkannya
Lembut, 
tapi begitu keras dijatuhkan dia
Misterius, 
sehingga hancur otak kiri berlogika
Simpel, 
tapi bingung menyikapinya

Begitu tinggi ia dalam awang cinta
Sampai tak tahu aku
dijatuhkan begitu sakit dan galau
oleh ia sendiri



Sanggau, 09/10/2012
Marcelus Dwi Ferriadi Martino :)

Senin, 03 September 2012

sekuntum bunga penuh arti


Lebih baik aku memiliki sekuntum mawar kecil
Daripada memiliki bunga-bunga pilihan
Saat hidupku di dunia ini harus berakhir
Lebih baik aku mendapat satu kata menyenangkan
Yang diucapkan dengan penuh ketulusan
Daripada beribu pujian ketika detakan jantungku berhenti
Dan hidupku dicukupkan sampai di sini
Lebih baik aku memperoleh satu senyum penuh kasih
Dari mereka yang kutahu adalah sahabat sejati
Daripada deraian air mata di peti jenasahku
Ketika kuucapkan selamat tinggal pada dunia
Dan satu permintaanku
Bawakan satu saja bunga untuku saat ini
Entah itu merah, putih, kuning, merah muda
Entah itu mawar, melati, anggrek, atau apapun
Karena lebih baik aku menerima satu kuntum bunga
Dari orang yang kusayangi saat ini
Daripada seribu bunga ketika aku meninggal

Jumat, 17 Agustus 2012

menempuh perjalanan bersama teman2 :) di Pengadang
semua rasa lelah tak lagi terasa berkat senyum bahagia dari kalian.
terima kasih teman2 :)
dunianyasiska.blogspot.com